Deklarasi Anti-Perundungan, Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman
Randudongkal - Selasa, 13 Oktober 2026 Seluruh warga SMP Negeri 1 Randudongkal mengikuti kegiatan Deklarasi Anti-Perundungan yang bertempat di lapangan upacara sekolah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala SMP Negeri 1 Randudongkal, Slamet Raharjo, S.Pd., M.Pd., sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan.
Deklarasi ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta membangun hubungan sosial yang positif. Perundungan bukan sekadar persoalan antarsiswa, melainkan tantangan bersama yang membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh warga sekolah.
Melalui deklarasi tersebut, seluruh warga sekolah diajak untuk meneguhkan komitmen dalam menolak segala bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital. Setiap warga sekolah diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi dengan tidak melakukan perundungan, tidak mendukung tindakan perundungan, serta berani melaporkan apabila menemukan perilaku yang mengarah pada tindakan tersebut.
Kepala SMP Negeri 1 Randudongkal, Slamet Raharjo, S.Pd., M.Pd., memimpin jalannya deklarasi sebagai simbol komitmen bersama bahwa sekolah harus menjadi ruang yang memberikan rasa aman bagi setiap peserta didik untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi tanpa rasa takut terhadap perlakuan yang merendahkan atau menyakiti.
Kegiatan ini juga menegaskan bahwa menciptakan sekolah yang bebas dari perundungan tidak cukup hanya melalui deklarasi, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Sikap sederhana seperti menghargai pendapat teman, tidak mengejek kekurangan orang lain, membantu teman yang mengalami kesulitan, serta berani membela kebenaran merupakan langkah nyata dalam membangun budaya sekolah yang positif.
Selain itu, seluruh warga sekolah memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya perundungan. Guru dan tenaga kependidikan berperan dalam memberikan pendampingan serta menciptakan suasana belajar yang inklusif. Peserta didik diharapkan mampu membangun solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, sedangkan pihak sekolah terus berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Melalui kegiatan Deklarasi Anti-Perundungan ini, SMP Negeri 1 Randudongkal berharap tumbuh budaya sekolah yang menjunjung tinggi nilai-nilai karakter, empati, toleransi, dan tanggung jawab. Komitmen yang telah dinyatakan bersama diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial, tetapi menjadi pedoman dalam berinteraksi, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Berani menolak perundungan, berani peduli, dan berani menjadi pelindung sesama. Dengan semangat kebersamaan, SMP Negeri 1 Randudongkal berkomitmen mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.
SMP Negeri 1 Randudongkal — Bersama Ciptakan Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Bebas Perundungan!
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di SMPN 1 Randudongkal: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
Randudongkal – Kamis, 22 Oktober 2026, SMPN 1 Randudongkal menggelar upacara dan rangkaian kegiatan khidmat untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Peringatan tahun
Jumat Religi SMP Negeri 1 Randudongkal: Menumbuhkan Keimanan dan Membentuk Karakter Religius
Randudongkal - Jum'at, 16 Oktober 2026 - SMP Negeri 1 Randudongkal kembali melaksanakan kegiatan Jum'at Religi yang berlangsung di halaman sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru,
